Disnaker Gianyar Bahas Pengembangan Ekonomi Pedesaan Berbasis Kawasan Lewat FGD

Disnaker Gianyar

dejadream.com – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas pengembangan ekonomi pedesaan berbasis kawasan. Disnaker Gianyar mengadakan forum ini bertujuan menghimpun masukan serta rekomendasi strategis guna mendorong ekonomi desa yang berkelanjutan dan membuka lebih banyak peluang kerja.

Read More : Kpp Gianyar

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, menyampaikan bahwa FGD mengangkat tema pengembangan ekosistem jaringan ekonomi pedesaan berbasis kawasan. Melalui konsep ini, potensi desa diharapkan dapat dikembangkan melalui kerja sama berbagai sektor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Akademisi dan Pemerintah Bahas Strategi Pembangunan Desa

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan pemerintah. Para ahli memberikan pandangan terkait strategi pembangunan ekonomi pedesaan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan masa depan.

Beberapa narasumber yang hadir yaitu Ketua Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA) Institut Pertanian Bogor, Lala Kolopaking, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB Ivanovich Agusta, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar I Gede Suardana Putra.

Berbagai gagasan yang disampaikan menjadi bahan dalam menyusun kebijakan pembangunan desa yang lebih efektif, fleksibel, dan sesuai dengan kondisi wilayah.

Pengembangan Ekosistem Ekonomi Pedesaan Jadi Perhatian

Salah satu pembahasan utama dalam FGD adalah pembangunan ekosistem ekonomi pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru melalui penguatan potensi lokal.

Pengembangan ekonomi berbasis kawasan menekankan hubungan antarbidang usaha agar potensi desa dapat berkembang bersama. Model ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat kewirausahaan, dan membuka peluang kerja yang berkelanjutan.

Dengan sinergi tersebut, desa memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai pusat ekonomi mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menarik investasi berkelanjutan.

Baca juga: Wonderful! Desa Wisata Mas Gianyar Sejak 1930-an Terkenal Sebagai Kampung Pemahat Legendaris!

Potensi Desa Perlu Dikembangkan Secara Terpadu

Menurut I Ketut Pasek Lanang Sadia, tema diskusi tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional dan daerah. Pendekatan berbasis kawasan dinilai mampu menggabungkan berbagai potensi desa sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Potensi lokal, budaya, sumber daya manusia, hingga teknologi perlu disatukan dalam sistem pembangunan yang saling mendukung.

Melalui strategi ini, desa tidak hanya menjadi sasaran pembangunan, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi daerah dengan memanfaatkan sumber daya secara maksimal.

Kolaborasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Desa

Pemerintah Kabupaten Gianyar menilai pembangunan desa menghadapi tantangan akibat perkembangan teknologi, perubahan pasar kerja, dan persaingan ekonomi global. Karena itu, diperlukan ekosistem ekonomi yang kuat serta kolaborasi antara pemerintah, akademisi, perguruan tinggi, dan pelaku usaha.

Melalui FGD, sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tepat, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong ekonomi pedesaan yang lebih maju dan berkelanjutan.