Pendaftaran Ketua KONI Gianyar Resmi Berakhir, Mudiarta Jadi Kandidat Tunggal

Ketua KONI Gianyar

dejadream.com – Pendaftaran bakal calon Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar periode 2026–2030 telah resmi ditutup. Hingga batas waktu yang ditentukan panitia, hanya satu nama yang tercatat menyerahkan berkas pencalonan, yakni I Dewa Gede Alit Mudiarta. Dengan demikian, petahana tersebut dipastikan menjadi satu-satunya bakal calon yang akan melanjutkan proses menuju pemilihan Ketua KONI Gianyar.

Read More : Air Terjun Gianyar

Ketua Panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Gianyar, I Made Purwita, menyampaikan bahwa masa pendaftaran berakhir tepat pukul 12.00 WITA sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sampai penutupan berlangsung, tidak ada kandidat lain yang mengajukan diri. Meskipun hanya terdapat satu pendaftar, seluruh tahapan pemilihan tetap akan dijalankan sesuai ketentuan organisasi.

Proses Pemilihan Tetap Mengikuti Tahapan yang Berlaku

Panitia memastikan bahwa jumlah bakal calon tidak memengaruhi jalannya proses pemilihan. Semua tahapan tetap dilaksanakan agar mekanisme pemilihan berlangsung secara transparan, profesional, dan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan KONI Gianyar.

Agenda setelah penutupan pendaftaran dimulai dengan pengembalian formulir pada 14–17 Juli 2026. Tahap berikutnya adalah verifikasi dokumen administrasi yang berlangsung pada 20–31 Juli 2026.

Setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap, panitia akan menetapkan calon pada 3 Agustus 2026 sebelum Musyawarah Olahraga Kabupaten digelar mulai 10 Agustus 2026 sebagai forum pemilihan ketua umum.

Baca juga: Dokter Hewan Nyentrik! Inovasi Dokter Hewan Di Gianyar: Siapkan Posyandu Programkan ‘one Health’!

Persyaratan Administrasi Wajib Dipenuhi Bakal Calon

Sebelum ditetapkan sebagai calon, setiap peserta wajib memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan panitia. Ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan kandidat memiliki rekam jejak, kompetensi, serta pengalaman yang memadai dalam membina dan mengelola organisasi olahraga di Kabupaten Gianyar.

Salah satu persyaratan penting adalah memiliki pengalaman sebagai pengurus cabang olahraga, minimal pada posisi pengurus harian. Pengalaman tersebut harus dibuktikan dengan surat keputusan kepengurusan yang masih berlaku atau telah berjalan sedikitnya satu tahun. Seluruh dokumen nantinya akan diperiksa dalam proses verifikasi administrasi sebelum penetapan calon dilakukan.

Dukungan Cabang Olahraga Menjadi Penentu

Selain pengalaman organisasi, bakal calon juga harus memenuhi persyaratan lainnya, seperti berstatus sebagai warga negara Indonesia dan berdomisili di Kabupaten Gianyar. Seluruh data tersebut akan diperiksa secara teliti agar sesuai dengan ketentuan pencalonan yang telah ditetapkan.

Calon juga diwajibkan memperoleh dukungan tertulis dari sedikitnya 20 persen cabang olahraga anggota KONI Gianyar yang sah. Surat dukungan harus ditandatangani oleh ketua cabang olahraga dan bersifat final sehingga tidak dapat dicabut kembali. Apabila panitia menemukan adanya dukungan ganda, maka surat dukungan tersebut otomatis dinyatakan gugur dan tidak diperhitungkan dalam proses pencalonan.

Mudiarta Siapkan Program Pembinaan Atlet dan Organisasi

Sebagai satu-satunya bakal calon Ketua KONI Gianyar, I Dewa Gede Alit Mudiarta membawa program prioritas berupa penguatan pembinaan atlet sejak dini, peningkatan kualitas SDM olahraga, profesionalisme organisasi, serta sinergi dengan pemerintah dan cabang olahraga. Ia berharap prestasi atlet Gianyar terus meningkat di berbagai ajang seperti Porprov Bali dan Porjar Bali.