Biar Anak Tumbuh Maksimal, Gianyar dan Bali Serius Garap PAUD HI

paud HI

dejadream.com – Masa kecil anak-anak itu cuma datang sekali dan perannya krusial banget buat masa depan mereka. Makanya, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali bareng Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar nggak mau setengah-setengah. Mereka baru aja nggelar sosialisasi Kebijakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar.

Read More : Bupati Gianyar Tinjau Lokasi Kebakaran Pura Dalem Ubud, Begini Faktanya!

Acara ini sengaja digelar buat nyamain persepsi soal pentingnya pemenuhan kebutuhan anak secara menyeluruh. Lewat konsep PAUD HI, tumbuh kembang anak nggak cuma dilihat dari urusan baca-tulis-hitung aja, tapi juga ngerangkup kesehatan, kecukupan gizi. Pola pengasuhan di rumah, sampai perlindungan keamanan buat si kecil.

Langkah Nyata Pemkab Gianyar Bikin Anak Makin Hebat

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra, nyampein kalau Gianyar sebenarnya udah lama tancap gas ngedukung gerakan ini. Berbagai program keren udah berjalan di lapangan, salah satunya dengan merintis TK Negeri Hindu di tujuh kecamatan. Plus ngebuka Tempat Penitipan Anak (TPA) resmi milik pemerintah daerah. Nggak cuma itu, proses transisi dari jenjang PAUD ke Sekolah Dasar (SD) juga bikin suasana belajar jadi makin asyik dan bebas stres:

  • Bebas tes calistung masuk SD di Gianyar udah nggak pakai tes membaca, menulis, dan berhitung yang sering bikin anak cemas.
  • MPLS tanpa tekanan masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dikemas lewat kegiatan yang seru dan bersahabat.
  • Media belajar kreatif Anak-anak diajak belajar lewat Komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan agenda field trip edukatif.

Selain fokus ke ruang kelas, Pemkab Gianyar juga ngerti banget kalau urusan perut dan kesehatan itu nomor satu. Lewat program Gelari Gianyar Wajar dan SERGAP NEGRIKU, anak-anak dapet bantuan seragam, tas, tumbler, sampai kotak makan gratis. Dari sisi kesehatan dan inklusivitas, ada program PMT GIRANG, Bunda Sayang Anak Inklusif (SAINS), serta Festival PAUD Inklusi biar semua anak tanpa terkecuali bisa merasakan fasilitas yang sama.

Bahkan para tenaga pengajar juga dapet perhatian ekstra. Mulai dari pelatihan dongeng muatan lokal, insentif rutin, beasiswa pendidikan, sampai jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan diberikan buat meningkatkan kesejahteraan para guru PAUD.

Baca juga: Cegah Balap Liar, Polres Gianyar Kerahkan Patroli Gabungan di 12 Titik Rawan

Investasi Masa Depan Lewat Periode Emas Anak

Di kesempatan yang sama, Sang Putu Kompyang Arda selaku Pengawas Sekolah Ahli Madya Disdikpora Bali menegaskan kalau usia dini adalah golden age alias periode emas. Di fase inilah karakter, tingkat kecerdasan, dan kesehatan fisik anak dibentuk secara mendasar. Pendekatan PAUD HI ini selaras banget sama visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Harapannya, generasi muda Gianyar nggak cuma tumbuh cerdas dan sehat secara fisik, tapi juga punya fondasi karakter dan etika yang kuat berakar pada adat budaya Bali. Sebagai penutup rangkaian acara, pemerintah menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) secara simbolis kepada 25 satuan pendidikan di Gianyar.

Selain itu, hadir juga para pakar dari Dinas Kesehatan Bali, Dinas Sosial P3A Bali, hingga pengurus IGTKI-PGRI Bali yang ngebagiin materi seputar pola hidup sehat, gizi seimbang, sampai manajemen pengasuhan anak demi meletakkan batu pertama menuju Generasi Emas Indonesia.